Apa Kata Ustadz,Buya, Kiyai,Habaib,syekh Tentang FPI


Habib Rizieq shihab

1. Buya Yahya :
"Umat Islam beruntung dengan Adanya FPI."

2. Almarhum Zainuddin MZ :
"Apa yang dilakukan FPI sudah tepat, saya makmum saja sama beliau (Habib Rizieq)."

3. Almarhum Habib Mundzir (Ketua Majlis Rasululllah) :
"FPI bukan Islam garis keras, tapi lebih tepatnya Islam garis tegas."

4. Ustadz Arifin Ilham :
"Siapa yang ingin membubarkan FPI? Kebebasan apa yang ingin dicari? Saya Muhammad Arifin Ilham mendukung perjuangan ayahanda Habib Rizieq Syihab terus berdakwah dan berjihad."

5. KH. Kholil Ridwan (Mantan Ketua MUI) :
"Masyarakat hanya melihat apa yang dilakukan FPI, tidak pernah bertanya kenapa FPI melakukan demikian."

6. KH AA Gym ketika ditanya tentang FPI :
"Saya tidak bisa menilai hanya berdasarkan
pemberitaan dari media, karena media juga sering kali ada udang dibalik batu, dalam Al-Quran juga dijelaskan bahwa jika kita mendapat satu kabar berita, jangan langsung percaya dan harus bertabayyun (mengkonfirmasi) terlebih dahulu dari yang bersangkutan, kebetulan saya pernah bertemu dengan Habib Rizieq, sewaktu beliau sakit. Dan Habib berpesan kepada saya "Aa... kita bagi tugas ya??? Aa yang menyemai padi, Habib yang membasmi hama." Kurang lebih demikianlah sudut pandang Aa Gym, Ulama yang dikenal dgn kelembutan, kesantunan & Managemen Qolbunya.

7. Ustadz Felix Siauw (Mualaf) :
"FPI tidak seburuk yang kita pikirkan kalau berbicara tentang premanisme, pemerintah jauh lebih premanisme dari pada FPI."

8. KH. Abdul Rasyid Abdullah Syafi'ie (Pimpinan Umum Perguruan As-Syafi'iyah) :
"Kami mengajak segenap umat Islam dan organisasi yang berbasis Islam untuk mendukung keberadaan dan perjuangan FPI, karena kami menilai FPI sangat konkrit dan konsisten dalam memperjuangkan Amar Ma'ruf Nahi Munkar. Kami mengajak seluruh umat Islam untuk bersimpati terhadap perjuangan FPI, terus mewaspadai dan tidak terpengaruh provokasi gerombolan Jaringan Islam Liberal (JIL) yang selalu mendiskreditkan dan mengadu domba FPI dengan kelompok anak bangsa lainnya."

9. KH. Hasyim Muzadi (Ulama NU) :
"FPI Adalah ormas Islam terpopuler di seluruh dunia, FPI lebih jelas NKRI-nya, Saya mendukung perjuangan FPI dalam memberantas kemaksiatan dan Aliran sesat di Indonesia."

10. Dr. Salim Segaf Aljufri (Menteri Sosial era Presiden SBY) :
"FPI Semakin diterima masyarakat, dalam perjalanannya FPI sudah semakin kokoh. Insya Allah FPI semakin kokoh, ibarat pohon kalau sudah 15 tahun itu sudah mengakar kemana-mana,"

"FPI semakin hari semakin bagus, semakin meningkat dan semakin diterima masyarakat. Saya yakin kedepan FPI bisa melakukan yang terbaik buat bangsa dan negara," ujar Dr. Salim Segaf.

Dalam kegiatan sosial, Dr. Salim Segaf mengapresiasi kontribusi FPI selama ini. "Saya pernah mengunjungi Habib Rizieq dan kawan-kawan FPI ketika bencana tsunami Aceh, saya salut kepada FPI yang telah mengevakuasi puluhan ribu mayat ketika itu," ujar Mentri Sosial.

"Saat bencana Tsunami Aceh saya bertemu Habib Rizieq, ternyata beliau dan laskar FPI itu tinggal di kuburan dengan mendirikan tenda-tenda bukan di hotel. Habib Rizieq memimpin laskar untuk mengevakuasi mayat selama 4 bulan, Subhanallah inilah yang FPI lakukan. Bayangkan, tinggal di kuburan, kita semalam aja udah takut, ini 4 bulan,"
Selain itu, menteri sosial berpesan agar sesama umat Islam harus saling mengasihi agar mendapatkan pertolongan Allah.

11. Ustadz Yusuf Mansyur : 
"Saya ingin menjadi pelurunya Habib Rizieq dibidang Ekonomi (pada saat Ta'lim bulanan yang berjudul " Membeli Kembali Indonesia").

12. Syekh Quds dari Iraq
"Hanya FPI dan Habib Rizieq yang terkenal di Iraq."

13. Alhabib Ali Bahar Bin Smith (Cendikiawan dari Kalangan Habaib dan Dosen UIN) Beliau mengatakan : 
"Saya kesini (Ta'lim bulanan Habib Rizieq) mencari sesuatu yang tidak ada di tempat lain atau Majlis Lain."

Yuk kritis terhadap pemberitaan media, jangan mau "taklid buta" terhadap media, asal denger berita, langsung percaya aja tanpa mau mencari tahu fakta yang sebenarnya. Semoga kita semua diberikan kebenaran dan hidayah oleh Allah agar tidak mudah membenci sesuatu yang mungkin sebenarnya baik di mata Allah Swt. Aamiin YRA.

Ini Hanya sebagian kecil saja yang dapat ditulis tentang FPI, Tunggu aja kelanjutannya.. Cieeee pake berseri segala yeeeeeee..!!   

Lagu IMAN Cipt : Ahmad Dhani & Dato Sri DR Rozaini bin Hasan #SPIRIT212

IMAN

iman, ahmad dhani,#spirit212, aksi damai, aksi bela islam, habib rizieq

Penyanyi : Ahmad Dhani
Cipt : Ahmad Dhani & Dato Sri DR Rozaini bin Hasan

Bila kebatilan merajalela
Bila kebenaran sulit ditegakkan
Kita hanya melihat
Dan terus membiarkan
Pasti sampai saatnya
Balasan akan tiba

Dan kitalah KHALIFAH
KHALIFAH KEBANGKITAN
Dan harus punya nyali
Menjunjung kebenaran
Hukum tumpul ke atas
Hanya tajam ke bawah
Bismillahi Tawakkal
Sampai saatnya mati

Tak ada Sang Kekuatan selain kekuatan dari Allah
Dan tak ada daya upaya selain pertolongan Allah

Kita harus berani
Berani kerna benar
Dan harus punya nyali
Nyali untuk mati
Matinya orang-orang yang selalu berjalan
Di atas jalan Allah
Kekal selamanya

Tak ada Sang Kekuatan selain kekuatan dari Allah
Dan tak ada daya upaya selain pertolongan Allah

Firaun dan Raja Namrus akhirnya pun mampus
Kau lihat sang raksasa akhirnya pun binasa
Tanamkan dalam jiwa
Allah bersama kita
Dan ucapkanlah takbir … ALLAHU AKBAR

Tak ada Sang Kekuatan selain kekuatan dari Allah

Dan tak ada daya upaya selain pertolongan Allah

GILIRAN SAKSI USTADZAH IRENA HANDONO HAJAR HABIS TIM PENGACARA AHOK

SAKSI USTADZAH IRENA HANDONO HAJAR
Alhamdulillah wa syukurillah, Allah SWT memang Maha Kuasa dan selalu memenangkan kebenaran, ditengah berbagai tipu daya dan penggiringan opini yang masif dilakukan oleh para pembela penista agama.
Pada sidang kelima kasus penghujatan agama Islam yang dilakukan oleh Zhong Wan Xie alias Ahok, hari ini Selasa 10/1/2017 di Auditorium Kementerian Pertanian Pasar Minggu Ragunan Jakarta Selatan, Jaksa Penuntut Umum mendatangkan Ustadzah Hajjah Irena Handono sebagai salah satu saksi pelapor.
Subhanallah, dengan gilang gemilang Ustadzah Irena memaparkan berbagai fakta kejahatan Ahok terhadap umat Islam, yang tak mampu sedikitpun untuk dibantah oleh tim pengacara Ahok.

Alhamdulillah itu berarti hingga hari ini para saksi umat Islam yang hadir di persidangan selalu menang telak melawan berbagai pelintiran, tipu daya dan argumentasi para pembela penista agama.

Dalam keterangannya Ummi Irena menyebutkan Ahok telah merobohkan Masjid, dan mengatakan bahwa umat Islam tidak diperkenankan untuk kegiatan keagamaan di Monumen Nasional (Monas).

Apa yang dikatakan oleh Ummi Irena sang mantan Biarawati Katolik yang seusai masuk Islam mendirikan Irena Center untuk membina para mualaf ini memang benar adanya. Yaitu Ahok telah merobohkan Masjid Baitul Arif di Jatinegara dan Masjid Amir Hamzah di Taman Ismail Marzuki.

Sedangkan mengenai Ahok melarang umat Islam untuk melakukan kegiatan keagamaan di Monas itu pun fakta adanya. Sehingga ormas Islam seperti Majelis Rasulullah SAW sampai terpaksa memindahkan lokasi dzikir akbar dari Monas ke Masjid Istiqlal, karena dilarang oleh Ahok untuk mengadakan dzikir di Monas.

Tidak itu saja, seusai melarang umat Islam berdzikir di Monas, bak Monas itu punya bapak moyangnya Ahok juga melempar fitnah bahwa tujuan Majelis Rasulullah ingin mengadakan dzikir akbar di Monas semata karena ingin membuka lapak untuk mencari uang. Na'udzubillahi min dzallik.

Sebaliknya fakta membuktikan, untuk umat Kristiani saudara seiman Ahok yang ingin merayakan Paskah di Monas larangan itu tak diberlakukan oleh Ahok.

Jadi bohong besar alasan Ahok bahwa larangan itu untuk semua umat beragama. Karena faktanya pada Perayaan Paskah Nasional 5/4/2015 6000 orang hadir di Monas dalam perayaan hari yang menurut keyakinan Ahok dan saudara seimannya dalam Kristus, adalah hari kebangkitan Tuhan mereka Yesus Kristus dari kematian.

Namun bukan pengacara Ahok namanya kalau tidak berusaha melakukan intimidasi kepada para saksi. Apapun akan mereka lakukan untuk mengaburkan fakta yang terjadi di ruang persidangan.

Sama seperti di sidang keempat lalu kepada saksi Habib Muchsin bin Zeid, Ustadz Novel Bamukmin dan Gus Joy, tim pengacara yang dibayar mahal ini tetap berusaha untuk menjungkirbalikan fakta apapun yang ada demi untuk membela kepentingan Ahok sang majikan.

Oleh para pengacara Ahok, para saksi seakan mau diputarbalikkan menjadi terdakwa, sebaliknya sang terdakwa dalam hal ini Ahok sang penista justru mau dipoles bak malaikat nan suci.

Alih-alih berterima kasih kepada Ummi Irena Handono yang telah memaparkan fakta sebenarnya, pengacara Ahok justru mengancam mau melaporkan Ummi Irena ke polisi.

“Kita sudah ambil sikap dan keputusan–selain kita minta majelis hakim melakukan proses hukum, untuk kesaksian palsunya. Kita minta laporan ke polisi untuk Ibu Irena ini karena berbahaya apa yang Ibu Irena bilang ini–karena ini akan jadi persoalan yang timbul permasalahan di masyarakat kan: keterangan yang tidak benar,” ujarnya.

“Kita ingin memberikan pelajaran bahwa seseorang tidak bisa melaporkan seenaknya dan memberikan keterangan-keterangan yang bertolak belakang dengan fakta sebenarnya,” ujar Humphrey Djemat pengacara Ahok.

Pemaparan Humphrey ini sungguh aneh, tidak berdasar dan terlihat jelas hanya ingin mencari-cari kesalahan. Di sisi lain Hajjah Irena pun mengakui bahwa ia telah memberikan kesaksian sesuai fakta sebenar-benarnya.

Menurutnya tuduhan yang ditudingkan kepadanya merupakan taktik belaka. Dalam kasus penistaan terhadap surat Al-Maidah 51 Ummi Irena menyatakan ia telah mengambil intisari yang pentingnya saja.

“Ya seperti itu juga sudah klasik. Selalu begitu. Sementara orang itu maksudnya memotong bukan menghilangkan yang penting–menghimpun yang ga penting. Orang motong itu biar ga kepanjangan–intisarinya yang diambil, poin-poin penghinaan itu sendiri,” kata Ummi Irena.

Ummi Irena juga mengatakan bahwa pihaknya tidak takut tentang pelaporan tersebut. Baginya, hal itu tidak perlu dikhawatirkan sama sekali. Ia bahkan tidak keberatan bila kuasa hukum Ahok ingin mengadukannya ke pihak berwajib.

Hajjah Irena mengaku biasa saja dan memang sudah mengetahui bahwa para pengacara Ahok akan melakukan taktik intimidasi terhadap dirinya, sama seperti yang telah mereka lakukan terhadap saksi-saksi sebelumnya.
“Ya kita lihat aja. Siap. Jadi itu semua fakta. Jadi silahkan saja,” katanya.

“InsyaAllah saya tidak akan diam. Kita tunggu apa reaksinya. Dia (Ahok) pasti berkeinginan kasus ini berhenti. Ya memang dia melakukan intimidasi, saya paham itu," imbuh Ummi Irena.


Ummi Irena juga mengaku siap membuktikan bahwa apa yang dikatakannya merupakan fakta. Ia mengaku bahwa secara gamblang menyatakan agama Islam telah dinodai. Hal ini, menurut Irena membuat tim kuasa hukum Ahok mencari-cari kesalahan.

“Kita akan membuktikan bahwa apa yang saya ungkap itu memang terus terang menohok. Jadi demikian gamblang lah saya membuktikan bahwa Al-Maidah 51 itu memang dinodai. Penodaan agama. Dan dilakukan secara berulang. Tapi dengan demikian banyak rekayasa. Mereka menolak, dan kemudian yang dijadikan sasaran adalah masalah-masalah pribadi yang tidak ada sangkut pautnya sama sekali,” ujarnya.

Lucunya lagi, dalam persidangan kali ini para pengacara Ahok juga menilai Ummi Irena saksi pelapor yang dihadirkan oleh jaksa penuntut umum ini tidak bersikap tabayun atau mengkonfirmasi ulang atas pidato Ahok di Kepulauan Seribu.

Padahal Majelis Ulama Indonesia (MUI) sendiri sudah resmi mengeluarkan pendapat keagamaan, yang nilainya lebih tinggi dari fatwa, bahwa Ahok telah menodai agama Islam dan menghina Ulama.

"Apakah saudara saksi pernah bertanya ini atau mengklarifikasi pidato yang disampaikan di Kepulauan Seribu?" kata Sirra.
Tentu saja argumen bodoh Sirra ini dengan mudah dilindas oleh Ummi Irena. Mendengar pertanyaan tersebut, Ummi Irena justru mementahkan pertanyaan Sirra.

Menurut Ummi Irena, kuasa hukum tidak mengerti soal pengertian dari kata tabayun tersebut. Bahkan, Ummi Irena menilai kuasa hukum menggunakan istilah yang tidak pada tempatnya.

"Ketahuilah, istilah tabayun itu merujuk pada istilah dalam hukum Islam. Di Al-Quran Bapak temukan di mana? NKRI ini kita ini berdiri berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang 1945. Kalau Indonesia ini pakai hukum Islam, terdakwa sudah kami usir," kata Ummi Irena.

Sirra kembali melontarkan pertanyaan mengapa Ummi Irena tidak pernah berusaha mengklarifikasi pernyataan Ahok tersebut. Namun, lagi-lagi Ummi Irena dengan brillian membantah pernyataan Sirra Prayuna. Menurut dia, dirinya tidak wajib untuk meminta klarifikasi soal informasi apa pun yang ia terima.

"Saya ini sangat taat kepada aturan hukum Indonesia. Oleh karena itu, menurut saya, ini menjadi tugas kepolisian yang mengecek dan
ricek informasi tersebut. Kewajiban saya hanya melaporkan," kata Irena.


Demikian jawaban brillian Ummi Irena untuk membantah pernyataan Sirra Prayuna yang membuat lidah Sirra terasa kelu tak bisa bicara bagaikan orang yang terkena serangan stroke karena tak mampu membantah sedikitpun fakta tersebut.

Jawaban Ustadzah Irena Handono Cerdas dan Jitu! dipersidangan penoda agama Ahok


Irena Handono menjadi saksi pelapor kedua yang dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU) dalam sidang kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang digelar di auditorium Kementerian Pertanian, Jalan Harsono, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (10/1).


Salah satu tim penasihat hukum Ahok, Sirra Prayuna, kembali menanyakan terkait saksi pelapor yang tidak melakukan tabayun (klarifikasi ulang) sebelum melaporkan Ahok ke Kepolisian ihwal ucapan pejawat tersebut saat kunjungan kerja ke Kepulauan Seribu pada 27 September 2016 sehingga membuat tersinggung sebagian umat Islam.

Menjawab pertanyaan Sirra, Irena justru menantang penasihat hukum Ahok itu. "Anda sudah siap dengan jawabannya? Ketahuilah tabayun adalah hukum di dalam Islam. NKRI itu negara hukum. Kalau dalam hukum Islam, terdakwa sudah diusir," ujar Irena di auditorium Kementerian Pertanian, Jalan Harsono, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (10/1).

Mendengar jawaban Irena, ketua majelis hakim, Dwiyarso Budi Santiarto, langsung menanyakan apakah tidak sebaiknya sebelum melapor melakukan klarifikasi terlebih dahulu. Irena pun langsung menjawab bahwa klarifikasi adalah tugas dari Kepolisian. "Saya taat hukum, yang memiliki tugas untuk cek dan ricek itu Kepolisian. Saya sebagai warga negara hanya memiliki hak untuk melapor," kata Irena.


Tak puas dengan jawaban Irena, Sirra langsung menimpali dengan pertanyaan mengapa Majelis Ulama Indonesia (MUI) tidak melakukan tabayun sebelum mengeluarkan fatwa ihwal mantan bupati Belitung Timur itu yang telah menghina Alquran. "Kalau untuk itu kan ada saksi ahli dan bisa langsung ditanyakan ke MUI," kata Irena.

Dwiyarso pun sepakat dengan ucapan Irena. "Saudara bisa tanya ke yang bersangkutan yaitu saksi fakta," katanya.


Dalam sidang kali ini, JPU dijadwalkan mendatangkan lima saksi. Namun, JPU hanya mendatangkan empat saksi. Saksi tersebut, antara lain Sekretaris PP Pemuda Muhammadiyah Pedri Kasman, Wahyudin Abdul Rasyid dari MUI Bogor,  Burhanuddin, dan Irena Handono.

tambahan, "Selain di Pulau Seribu, ternyata terdakwa melakukan berulang kali, tanggal 31 Maret 2016 konferensi pers di Balai Kota penodaan Al-Maidah, saya sudah lihat videonya. Tanggal 21 September 2016 terdakwa di depan DPP NasDem dalam konferensi pers mengucapkan kalimat 'istilah berdebat ini tentu kalau dia bawa Surat Al-Maidah 51...' ini merupakan pertarungan," kata Irena bersaksi dalam sidang lanjutan Ahok di auditorium gedung Kementerian Pertanian, Jl. RM Harsono, Ragunan, Jaksel, Selasa (10/1/2017) (detik)

sumber http://news.beritaislamterbaru.org/2017/01/masya-allah-tim-kuasa-ahok-cecar.html

*Himbauan untuk Warga Jakarta saat Pilkada Dilakukan *

*Himbauan untuk warga Jakarta saat pilkada*


Jadwal Pilkada DKI 15 Februari 2017 adalah Saat Dimulai Pemungutan Suara dan Perhitungan Suara dan tanggal 16 Februari-27 Februari 2017 Rekapitulasi Suara. Next..

*1. Setelah selesai nyoblos jangan ada yang pulang atau meninggalkan TPS, bawa pekekalan masing-masing, bawa sajadah sekalian dzikir bersama sampai diumumkan pemenangnya.*


*2. Kalau ada pemilih yang mencurigakan (orang-orang impor) langsung tangkap, foto kirim kemedia SOSIAL dan diproses, lalu serahkan ke POLISI, kawal terus, kalau ternyata identitasnya palsu segera anulir suaranya dan serahkan orang ke pihak yang berwajib.*


*3. Catat angka penghitungan suara sementara ditiap tps untuk dicocokkan dengan penghitungan final saat diumumkan, kalau ternyata beda cepat diproses, jangan biarkan kecurangan ada pada pemilu, karena pasti umat islam yang dirugikan.*


*4. Jangan biarkan pengawasan pilkada diserahkan kepada saksi TPS, mereka jumlahnya sangat sedikit, rentan terhadap tekanan dan intimidasi. Mari kita kawal pemilu dengan people power, mari sukseskan pilkada DKI Jakarta yang bersih.*


*Note: Himbauan ini selain menghimbau seluruh warga DKI untuk ambil bagian langsung demi tegaknya demokrasi yang jujur juga untuk memberikan tekanan psikologi kepada para pelaku curang, 

silahkan dibagikan/dishare ke facebook, twitter, G+ untuk memastikan bahwa informasi ini sampai kepada seluruh warga DKI Jakarta.

WAW ! DAHSYATNYA KEKUATAN DARI DALAM DIRI KITA

DAHSYATNYA KEKUATAN DARI DALAM

KEKUATAN DARI DALAM DIRI, anda ingin tahu, anda ingin, tips ampuh
Saya punya ayam sedang Angkrem/ngerami (supaya telur menetas jadi anak ayam) Untuk menetaskan telur, kita harus membiarkan anak ayam berusaha untuk menetas sendiri. Jika kita berusaha membantu, yang ada adalah ayam itu akan mati atau tidak berkembang sempurna. 
Dalam hidup kita pun sama. Kadang, ketika mengalami kesulitan, kita mengeluh dan merasa mengapa tidak ada yang membantu kita. Mengapa kita harus berjuang dan menderita. Padahal, proses inilah sebenarnya yang kita perlukan untuk berkembang menjadi lebih kuat. Jika kita dibantu dan tidak pernah merasakan kesulitan dalam hidup, yang ada adalah kita akan menjadi lemah, mudah menyerah, dan akhirnya mati.

Jangan pula mudah membiarkan kekuatan luar masuk untuk mempengaruhi pikiran dan hidup kita. Misalnya, perkataan negatif orang lain, atau perbuatan yang menyakitkan hati. Ketika kita membiarkan kekuatan ini datang untuk menghancurkan kita, maka kita akan hancur.

Pahamilah bahwa perubahan sejati dimulai dari dalam diri. Kita memang tidak bisa mengontrol apa yang akan terjadi pada kita, tetapi kita selalu bisa mengontrol diri masing-masing, untuk bereaksi lebih tepat dan menjadi lebih kuat. 🐣🐥

Penulis : Maman Sulaiman

*_MENAKJUBKAN !!!_* *13 PINTU - PINTU REZEKI*

*_MENAKJUBKAN !!!_*
*13 PINTU - PINTU REZEKI*
di tulis oleh Maman Sulaiman
Langsung To the Poin Saja deh:
MENAKJUBKAN,3 PINTU - PINTU REZEKI, rezeki, uang, uang gratis
*1.Rezeki Yang Telah dijamin.*

_"Tidak ada satu mahluk melatapun yang bergerak di atas bumi ini yang tidak dijamin Allah rezekinya"_
(Q.S.11:6)

*2.Rezeki Karena Usaha.*
_"Tidaklah manusia mendapatkan apa-apa kecuali apa yang dikerjakannya"_ (Q.S.53:39)
*3.Rezeki Karena Bersyukur.*
_"Sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu"_ (Q.S.14:7)
*4.Rezeki yg Tak Terduga.*
_"Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan menjadikan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya"_
(QS. At Thalaq :3)
*5.Rezeki Karena Istighfar.*
_"Beristighfarlah kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, pasti Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan memperbanyak harta”_ (QS. 71 : 10-11)
*6.Rezeki Karena Menikah.*
_"Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak dari hamba sahayamu baik laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, maka Allah akan memberikan kemapanan kepada mereka dengan karunia-Nya.”_(QS. an-Nur : 32)
*7.Rezeki Karena Anak.*
_"Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut miskin. Kamilah yang akan menanggung rezeki mereka dan juga (rezeki) bagimu.”_(QS. al-Isra 31)
*8.Rezeki Karena Sedekah.*
_"Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (infak & sedekah), maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipatan yang banyak"_ (QS. Al Baqarah 245)
9. Rezeki karena RAJIN MENJALIN TALI SILATUROHIM
10. Rezeki karna Iman dan taqwa.
11. Rezeki karena pengorbanan diri, harta dan waktu utk urusan Keagamaan
12. Rezeki krn istiqomah membaca Al-Qur'an, Surah Al Waqiah, dan Sholat Sunnah Dhuha.
13. Rezeki karena doa ibu

Yaa Allah,.. Yaa Robb,.. Yang Maha Kaya, Izinkanlah Kami berdoa : Barang siapa yang berbagi Share 13 pintu_Pintu Rezeki ini di facebook, twitter, Luas dan lapangkanlah Rezekinya dari arah yg tidak disangka sangka, rezeki yang halal dan penuh berkah barokah..., Aamiin

AHOK & PMKRI VS AYAT-AYAT SUCI, Dari FB Habib Rizieq

Habib rizieq, AYAT-AYAT SUCI, fpi, anda ingin tahu

Saat beberapa Ulama menyampaikan dan mengingatkan Isi kandungan Surat Al-Maaidah ayat 51 tentang haramnya memilih pemimpin kafir bagi umat Islam yang disampaikan dihadapan umat Islam ( Tidak di Gereja atau tempat Ibadah Non muslim lainnya. Lalu tiba tiba ada seorang non muslim mengatakan " Bapak Ibu jangan mau dibohongi pakai Almaidah 51."
Apakah itu bukan Penistaan...?

Kemudian, saat Habib Rizieq mengatakan bahwa Tuhan tidak beranak dan tidak diperanakan ( Sebagaimana Firman ALLAH dalam Surat Al-Ikhlas ) dan beliau menyampaikannya di hadapan Umat Islam ( Bukan di gereja atau di tempat Ibadah non muslim lainnya ). Lalu tiba tiba PMRKI ( Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia ) melaporkan Beliau dengan tuduhan Penistaan.
Apakah itu bukan Penghinaan...?
Kalau menurut kalian statement " TUHAN TIDAK BERANAK dan TIDAK DIPERANAKAN"
yang disampaikan Oleh Habib Rizieq didepan Umat Islam yang memang hal tersebut diyakini kebenarannya oleh Umat Islam sebagaimana memang termaktub dalam AL-QUR'AN sebagai bentuk PELECEHAN AGAMA. Berarti Pendeta pendeta Kalian yang mengatakan "Anak Tuhan " didepan kalian pun bisa dikatakan sebagai PELECEHAN TERHADAP AGAMA ISLAM...!!!
Jika kalian melaporkan Habib Rizieq kepada aparat dengan tuduhan diatas, maka kami pun dapat melakukan hal tersebut, kami bisa laporkan Pendeta-Pendeta kalian dengan tuduhan yang sama.
Karena itu, Kami melihat perbuatan kalian ini aneh dan sangat konyol.
LAA ILAAHA ILLALLAH ...
Mereka merendahkan Ayat-Ayat Suci yang dimuliakan oleh Umat Islam dengan menuduhnya sebagai Alat kebohongan dan Penistaan.
Inikah yang kalian sebut Toleran ... ?
Inikah yang kalian maksud saling menghormati antar umat beragama ... ?
Jadi jelas, siapa sebenarnya yang INTOLERAN ... !!!
Jadi jelas pula, siapa sebenarnya yang tidak bisa menghormati
antar umat beragama ... !!!
Jadi semakin jelas pula siapa sebetulnya yang memantik
PERPECAHAN ANAK BANGSA ... !!!


sumber FB Habib Rizieq 

Penghargaan Man of the Year 2016 untuk Habib Muhammad Rizieq Syihab, Lc, MA, DPMSS



Habib Muhammad Rizieq Syihab, Lc, MA, DPMSS, Organisasi Muslim Tionghoa Indonesia (MUSTI) dan KOMTAK (Komunitas Tionghoa Anti Korupsi) memberikan penghargaan kepada Imam Besar Front Pembeli Islam Habib Rizieq.

Habib diberikan penghargaan berupa Man of the Year 2016.

Ketua MUSTI, Jusuf Hamka menjelaskan alasan ia bersama tokoh Tionghoa lainnya memberikan award kepada Rizieq.

"Saya menilai sosok Habib Rizieq adalah pelindung bagi etnis Tionghoa. Sosok habib begitu berwibawa dalam meredam aksi umat islam atas kasus penistaan agama yang dilakukan selama tiga kali," ujar Jusuf saat jumpa pers di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (20/12).

Jusuf menambahkan, alasan lain yang memilih Habib Rizieq sebagai man of the year adalah jiwa untuk menyatukan umat yang sangat gigih dan sangat toleran.

"Sebagai ulama, Habib Rizieq terbukti mampu menyatukan seluruh umat islam di Indonesia. Belum pernah saya melihat solat Jumat yang dihadiri hingga jutaan manusia. Itu hanya terjadi di aksi 411 kemarin," tambahnya.

Sementara Ketua KOMTAK, Lieus Sungkharisma berpendapat bahwa Rizieq mampu meredam kekhawatiran etnis tionghoa selama ini.

"Semua orang Tionghoa khawatir jika umat islam bergerak makan peristiwa seperti 98 akan terulang. Tapi sosok Rizieq terbukti mampu meredam amarah umat islam dan ia mau merangkul etnis Tionghoa. Habib bukan sosok yang anti Cina, Kristen dan lainnya. Habih Rizieq ulama yang sangat toleran," pungkas Lieus.

Rencananya penyerahan penghargaan Man of the Year untuk Habib Rizieq akan diserahkan pada 22 Desember di Jakarta.