Kenapa Windows Update Bikin Laptop Lemot? Ini Cara Stop Update Driver Otomatis!
Pernahkah Anda mendapati laptop atau PC tiba-tiba mengalami masalah setelah melakukan Windows Update? Mulai dari layar yang berkedip, suara speaker yang hilang, hingga koneksi Wi-Fi yang mendadak sering terputus.
Masalah ini biasanya terjadi karena Windows secara otomatis mengunduh dan memasang driver perangkat keras baru yang versinya belum tentu stabil atau cocok dengan tipe laptop Anda.
Untuk mengatasi hal ini, Microsoft sebenarnya sudah menyediakan sebuah fitur proteksi bernama "Do not include drivers with Windows Updates". Artikel ini akan membahas apa arti fitur tersebut dan bagaimana cara mengaktifkannya agar laptop Anda terhindar dari driver yang rusak.
Apa Itu "Do not include drivers with Windows Updates"?
Secara harfiah, kalimat ini berarti "Jangan sertakan driver di dalam pembaruan Windows."
Ketika Anda mengaktifkan aturan (policy) ini, Anda sedang memerintahkan sistem agar Windows Update hanya mengunduh pembaruan keamanan dan sistem inti saja. Windows tidak akan lagi menyentuh, memperbarui, atau menimpa driver kartu grafis (VGA), audio, Wi-Fi, maupun printer Anda.
Dengan begitu, Anda memiliki kendali penuh untuk memperbarui driver secara manual langsung dari situs resmi pabrikan laptop (seperti Asus, Lenovo, Acer, HP, NVIDIA, atau AMD) yang jauh lebih stabil.
Cara Mengaktifkan Fitur Lewat Group Policy Editor (Windows Pro/Enterprise)
Jika Anda menggunakan Windows versi Pro, Enterprise, atau Education, Anda bisa mengaktifkan fitur ini dengan sangat mudah melalui Local Group Policy Editor:1. Tekan tombol Windows + R pada keyboard untuk membuka menu Run.
2. Ketik gpedit.msc lalu tekan Enter.
3. Pada jendela yang terbuka, masuk ke folder berikut di bilah sebelah kiri:
4. Computer Configuration > Administrative Templates > Windows Components > Windows Update
5. Cari dan klik dua kali pada opsi "Do not include drivers with Windows Updates" di sebelah kanan.
6. Ubah statusnya dari Not Configured menjadi Enabled.
7. Klik Apply lalu klik OK.
8. Restart laptop Anda untuk menerapkan perubahan.
Cara Alternatif Lewat Registry Editor (Untuk Windows Home)
Bagi pengguna Windows Home, menu gpedit.msc biasanya tidak tersedia secara bawaan. Namun, jangan khawatir, Anda tetap bisa mengaktifkannya melalui Registry Editor (Regedit):
1. Tekan tombol Windows + R, ketik regedit, lalu tekan Enter.
2. Masuk ke path atau alamat berikut:
3. HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows\WindowsUpdate
(Catatan: Jika folder "WindowsUpdate" belum ada di bawah folder Windows, klik kanan pada folder Windows > New > Key, lalu beri nama WindowsUpdate).
4.Klik kanan di area kosong pada bilah sebelah kanan, pilih New > DWORD (32-bit) Value.
5. Beri nama data baru tersebut: ExcludeWUDriversInQualityUpdate
6. Klik dua kali pada nama tersebut, ubah nilainya (Value data) menjadi 1, lalu
7. klik OK.
8. Restart laptop/pc mu sekarang juga.
Kesimpulan
Mengaktifkan fitur "Do not include drivers with Windows Updates" adalah langkah preventif terbaik bagi Anda yang ingin menjaga performa laptop tetap stabil tanpa gangguan bug dari driver pihak ketiga yang dipaksakan oleh Windows. Setelah fitur ini aktif, pastikan Anda rutin mengecek pembaruan driver secara mandiri ke situs resmi merek laptop Anda, ya!
Terima kasih "" SEMOGA DAPAT ILMU BERMANFAAT **